"Belajar IPS Lewat Internet"

Kondisi Fisik Wilayah dan Penduduk Indonesia

   Aktivitas penduduk dalam memenuhi kebutuhan hidupnya cenderung memiliki hubungan yang erat dengan lingkungan fisiknya. Kondisi geografis ini mewarnai aktivitas kehidupan penduduk.

          Negara Indonesia merupakan rangkaian gugusan pulau yang terbentang sepanjang + 5.600 km dari Sabang hingga Merauke. Wilayah negara Republik Indonesia mempunyai gugusan pulau terbanyak di dunia. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pulau di Indonesia mencapai 18.110 buah (Buku Pintar Seri Senior, 2003), terdiri atas pulau besar dan kecil, baik yang berpenghuni ataupun tidak. Keberadaan pulau-pulau dan luas wilayah tersebut merupakan salah satu unsur fisik penyusun wilayah Indonesia

          Pada umumnya kegiatan ekonomi dan sosial penduduk Indonesia sangat dipengaruhi oleh potensi Kondisi Fisik Wilayah dan Penduduk

          Daerah dataran tinggi, merupakan daerah pertanian hortikultura sebagian besar penduduknya banyak menghasilkan sayur-sayuran dan buah-buahan, perkebunan.

          Daerah dataran rendah sebagian besar penduduknya bertani dan menghasilkan komoditas hasil pertanian tanaman pangan. Daerah pantai merupakan daerah perikanan, apabila sebagian besar penduduknya sebagai petani tambak dan nelayan

          Daerah Industri dan jasa cenderung berkembangdi daerah dataran rendah, sehinga sebagian besar penduduknya bekerja pada industri, menghasilkan berbagai produk industri dan jasa.

          Kondisi geografi juga berpengaruh terhadap jenis transportasi. Daerah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua memiliki karakteristik prasarana dan sarana transportasi.

Kondisi Fisik Wilayah Indonesia meliputi :

1. Letak Indonesia
a. Letak Astronomis
b. Letak Geografis
c. Letak Geologis
d. Pengaruh Letak Indonesia terhadap Perubahan Musim
e. Perubahan Musim di Indonesia
f. Angin Muson Barat dan Angin Moson Timur

2. Relief Daratan Indonesia

3. Persebaran Jenis Tanah
a. Tanah Vertikal
1) Lapisan tanah atas
2) Lapisan tanah bawah
3) Lapisan bahan induk tanah
4) Lapisan batuan induk

b . Jenis-Jenis Tanah (Persebaran Tanah Horizontal)
1) Tanah gambut (organosol)
2) Tanah latosol
3) Tanah regosol
4) Tanah aluvial
5) Tanah litosol
6) Tanah grumusol
7) Tanah andosol
8) Tanah podzolik merah-kuning
9) Tanah rendzina

4. Persebaran Flora dan Fauna
1. Dunia Tumbuhan (Flora)
a. Flora di Indonesia Bagian Barat (Asiatis)
b. Flora di Indonesia Bagian Tengah
c. Flora di Indonesia Bagian Timur (Australis)

2. Dunia Hewan (Fauna)
a. Fauna Indonesia Bagian Barat (Asiatis)
b. Fauna Indonesia Bagian Tengah
c. Fauna Indonesia Bagian Timur (Australis)

ARTIKEL TERKAIT
Di bawah ini adalah beberapa materi lanjutan dan sebelumnya yang berkaitan dengan materi di atas